News Tideng Pale – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 yang digelar oleh Kodim 0914/Tana Tidung kini telah mencapai 57 persen. Sejumlah sasaran fisik seperti pembukaan jalan, pembangunan jembatan, dan perataan lahan terus dikebut oleh Satgas TMMD bersama masyarakat setempat.

Dandim 0914/Tana Tidung selaku Dansatgas TMMD, Letkol Inf Sigit Purwoko, bahkan turut langsung turun ke lapangan, ikut memegang cangkul membantu meratakan tanah di lokasi pekerjaan utama.
Baca Juga : Satgas TMMD ke-126 Kodim 0914 Tana Tidung Sosialisasi Program Pemerintah di Desa Limbu Sedulun
Kolaborasi TNI dan Warga Jadi Kunci Keberhasilan
Letkol Sigit menegaskan bahwa capaian tersebut tak lepas dari semangat gotong royong antara anggota TNI dan warga desa. Mereka bekerja bahu membahu di bawah terik matahari demi percepatan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.
“Kami tidak hanya memimpin dari belakang. Saya ikut turun langsung untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana, sekaligus memberi semangat kepada anggota dan warga,” ujar Dansatgas.
Selain mempercepat penyelesaian sasaran fisik, kehadiran Satgas TMMD juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sesuai dengan tema kegiatan tahun ini: “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan Wilayah”.
Pembangunan Jalan dan Jembatan Jadi Prioritas
Dalam pelaksanaan TMMD kali ini, sasaran utama meliputi pembukaan jalan baru sepanjang 2,5 kilometer, pembangunan dua unit jembatan kayu, serta pembuatan drainase lingkungan di Desa Sedulun, Kecamatan Sesayap.
>Proyek ini diharapkan dapat membuka akses transportasi baru bagi masyarakat yang selama ini kesulitan menjangkau wilayah pertanian dan permukiman karena medan yang berat.
Kegiatan nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, dan pelatihan keterampilan masyarakat juga terus dilaksanakan secara paralel. Program-program ini bertujuan memperkuat kapasitas sosial masyarakat desa agar mampu mandiri dan berdaya saing.
Dukungan Pemda Tana Tidung
Pemerintah Kabupaten Tana Tidung menyambut baik progres positif tersebut. Sekretaris Daerah Tana Tidung, H. Marwan, menyebut TMMD ke-126 menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam membangun wilayah perbatasan.
“Kami apresiasi kerja keras Kodim 0914/Tana Tidung. TMMD ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga tentang membangun semangat kebersamaan dan memperkuat persatuan masyarakat,” kata Marwan.
Pemkab juga berkomitmen membantu kelanjutan pembangunan pasca-TMMD agar hasilnya dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga.
Target Rampung Tepat Waktu
Letkol Sigit menegaskan bahwa seluruh personel Satgas akan berupaya keras agar seluruh pekerjaan fisik tuntas sebelum penutupan TMMD ke-126 pada pertengahan November 2025 mendatang.
“Kami yakin dengan kerja keras dan semangat gotong royong, seluruh sasaran bisa selesai 100 persen tepat waktu,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat kebersamaan hingga program selesai agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat desa.
Penutup
TMMD ke-126 Kodim 0914/Tana Tidung menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah terpencil. Dengan capaian 57 persen dan partisipasi aktif seluruh pihak. Program ini diharapkan mampu membuka akses baru, meningkatkan ekonomi desa, serta memperkuat ketahanan sosial di daerah perbatasan Kalimantan Utara.